Tentang Sebuah Lagu (3)

IBU by Iwan Fals
Ribuan kilo jalan yang kau tempuh
Lewati rintang untuk aku anakmu,,,,
Ibuku sayang masih terus berjalan
Walau tapak kaki penuh darah, penuh nanah,,

Seperti udara kasih yang engkau berikan, tak mampu ku membalasnya IBU.

Ingin kudekap dan menangis di pangkuanmu, sampai aku tertidur bagai masa kecil dulu

Lalu do’a-do’a baluri sekujur tubuhku dengan apa ku membalasnya IBU


Sebuah karya sang maestro, legenda hidup musik Indonesia Iwan Fals. Lagu ini terdengar olehku pertama kali pada kelas 1 SMA dengan cara yang tak pernah kubayangkan. Lagu ini dinyanyikan oleh seorang berandal kelasku, yang bahkan tak terpikir olehku akan mampu mendendangkan lagu ini dengan penuh penghayatan. Suaranya yang sumbang bahkan tak mampu menghentikan perasaan hatiku yang bergetar saat mendengar lagu ini. Ternyata cinta seorang IBU memang tak mengenal batas. Lagu ini memang hanya terdiri dari dari 5 bait saja namun menggambarkan begitu dalam cinta kasih seorang IBU. Inilah lagu terindah yang pernah kudengar,,,lagu pertama yang mampu membuat hatiku selalu bergetar setiap kali mendengarnya,,,sebuah lagu yang akan abadi sebagai pemuncak dalam Playlist musikku…

Aku menangis mengingatmu dalam sujud-sujudku
Aku tak mampu untuk kembali berdiri ketika wajahmu menjauh dariku
Aku terombang-ambingkan peluh yang merobek lautan derita
Hanya mantramu yang bias menyelamatkanku
Pantaslah Rasulullah menyebutmu tiga kali sebelum nama Ayah
Layaklah ribuan orang membuat satu lagu khusus untukmu
“Seperti udara Kasih yang engkau berikan, tak mampu ku membalasnya….IBU”

Related Posts

Posting Komentar